“Satu tarikan pelatuk senjata hanya mampu menembus satu jiwa,
Namun satu guratan pena bisa menembus hingga beratus-ratus bahkan beribu-ribu jiwa.”
Kutipan kata dari sang orasi memecah lingkar udara di Pameungpeuk .Pekikan takbir pun bergema di sepanjang jalan, para pemuda dan pemudi berkumpul bersama-sama. Mereka memiliki satu tujuan yang sama, Yap! Memeriahkan acara Semarak Literasi. Acara gerak jalan yang digelar di Pameungpeuk hari Sabtu, 16 September 2017 ini diikuti oleh beberapa Pesantren Persis yang ada di Pameungpeuk, diantaranya :
- Pesantren Persis 03 Pameungpeuk
- MA Al-Huda
- MA Al-Marwah
- Pesantren Persis yang lainnya.
Walaupun hanya digelar di kecamatan Pameungpeuk, tetap saja acara berlangsung dengan sangat meriah.
Acara yang dimulai yaitu pukul 07.00 WIB, dibuka dengan sambutan dari Pimpinan Pelaksana Semarak Literasi, Ketua Pimpinan Cabang Persis, dan terutama sambutan dari Kepala Kecamatan Pameungpeuk.
“Kegiatan ini sangatlah penting, dan tidak akan saya lewatkan” ujarnya saat sambutan.
Setelah sambutan-sambutan selesai di sampaikan, acara dilanjutkan oleh gerak jalan yang dimeriahkan oleh Marching Band MA Al-Huda.
Gerak jalan Literasi ini di mulai dari kantor PC Persis, melewati beberapa desa di sekitar kecamatan Pameungpeuk. Dalam perjalanannya, orasi di semarakkan kepada warga agar semangat membaca minimal 1 jam sehari. Karena membaca membuat sebuah bangsa menjadi lebih terpelajar. Begitulah kata sang orasi. Dan juga orasi-orasi dari para panitia begitu membakar semangat membaca. Terutama dari ketua Pimpinan Cabang Persis yang menganjurkan kepada warga sekitar agar cinta membaca. Selain itu juga acara ini bukan hanya sekedar ajang meningkatkan kesadaran membaca, tetapi ada sebagian orang memanfaatkan acara ini sebagai ajang reunian. Terlihat beberapa santri dari Pesantren Persis sangat senang melihat rekan-rekan lama, yang sudah lama tidak bertemu.
Dalam acara gerak jalan literasi ini banyak masyarakat yang antusias, terutama dari bapa-bapa dan ibu-ibu yang memuji serta mendukung penuh acara ini. Bahkan terdengar ada bapak-bapak yang memekikan suara takbir saat orasi berlangsung Dalam gerak jalan literasi ini juga dibagikan buku-buku secara gratis kepada para warga agar semakin termotivasi membaca, walaupun peluh keringat bercucuran dari para peserta, kaki lecet-lecet bahkan ada salah satu peserta yang pingsan, namun acara gerak jalan literasi ini berjalan dengan lancar, menyenangkan, serta berkesan.




wowwwww... mantavvv
BalasHapusSaya sangat bangga dengan para santri santri yang telah menyebarkan bahwa membaca itu adalah sangat penting bagi kita.
BalasHapus